DIBUNUH TANPA DARAH: PEMISKINAN GURU SEBAGAI STRATEGI SUNYI
DIBUNUH TANPA DARAH: PEMISKINAN GURU SEBAGAI STRATEGI SUNYI Jika HAM digunakan untuk membungkam tangan guru , maka gaji kecil digunakan untuk menguras nyawanya pelan-pelan . Tidak perlu ancaman. Tidak perlu pemecatan. Cukup satu resep yang konsisten: beban besar, upah kecil, dan tuntutan moral setinggi langit . Guru Dituntut Malaikat, Diberi Upah Buruh Murahan Guru diminta: mendidik akhlak, menjaga karakter, menjadi teladan, memikul masa depan bangsa. Namun dibayar: nyaris cukup untuk bertahan, sering tidak cukup untuk hidup layak, apalagi untuk bermartabat. Kami diminta ikhlas, saat perut kami diuji sabar. Kami diminta profesional, saat kebutuhan dasar kami dinegosiasikan. Kami diminta total, saat negara menghitung kami sebagai beban anggaran. Ini bukan ketidaksengajaan. Ini pembiasaan penderitaan . Kemiskinan yang Membuat Guru Jinak Guru yang lapar akan berhitung. Guru yang cemas ekonomi akan memilih aman. Guru yang hidup dari bula...