Kami Juga Warga Indonesia Yang Punya Hak dan Kewajiban yang Sama
“Kami Sudah Terlalu Lama Sabar” Di sebuah madrasah sederhana di pinggiran desa, seorang guru duduk menatap papan tulis yang mulai pudar warnanya. Tangannya masih memegang spidol, tapi pikirannya melayang jauh — bukan karena lelah mengajar, melainkan lelah menunggu keadilan yang tak kunjung datang. Murid-muridnya tersenyum polos, menatap dengan semangat, seolah dunia di luar sana tidak sedang timpang. Di balik senyum itu, sang guru menahan perih: gajinya yang tak seberapa, biaya hidup yang terus naik, dan kebijakan yang seakan lupa pada keberadaan mereka. “Apakah kami harus turun ke jalan? Haruskah kami berteriak agar didengar? Bukankah kami juga guru, yang sama-sama mencerdaskan anak bangsa?” Pertanyaan itu menggantung di udara. Guru Swasta Madrasah bukan menuntut lebih, mereka hanya menuntut yang semestinya. Mereka tidak ingin diberi belas kasihan, tapi diperlakukan adil. Karena mereka juga mendidik, mengajar, membimbing, dan membentuk karakter — bahkan sering kali lebi...